Benxi
Halaman Utama

Secara global, terdapat empat komoditas yang mendorong terjadinya sebagian besar deforestasi: kelapa sawit, kedelai, daging sapi, dan kayu. Sektor pulp dan kertas adalah salah satu produk kayu besar dan berisiko tinggi terhadap terjadinya deforestasi tropis dan dampak merugikan lainnya. Sektor yang sama juga mempunyai kesempatan besar untuk membangun model bisnis dan sistem produksi yang berkelanjutan. Aidenvironment melakukan analisis terhadap risiko keberlanjutan yang besar dan kesempatan-kesempatan yang dimiliki sektor pulp dan kertas di Indonesia dalam rangka berkontribusi terhadap perubahan dalam sektor tersebut.

Tentang Sektor Pulp dan Kertas di Indonesia

Indonesia berada dalam sepuluh besar produsen pulp dan kertas di dunia. Bahan mentah untuk industri ini berasal dari tanaman industri (Hutan Tanaman Industri/HTI). Tanaman industri merupakan sektor perkebunan terbesar kedua di Indonesia setelah kelapa sawit dan menempati lebih dari 10 juta hektar tanah di Indonesia. Tanaman industri tidak hanya digunakan untuk produksi pulp dan kertas, tapi juga untuk produk kayu dan bahan baku energi.

Sektor pulp dan kertas di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan keberlanjutan. Beberapa di antara tantangan tersebut adalah deforestasi, degradasi ekosistem gambut, dan konflik dengan masyarakat. Ketika tingkat deforestasi di Indonesia sudah turun drastis beberapa tahun terakhir, sektor pulp dan kertas masih belum juga bertransformasi menuju industri dengan kebijakan No Deforestation, No Peatland, No Exploitation (NDPE). Risiko keberlanjutan bisa saja berubah menjadi risiko bisnis material finansial.

Perusahaan-perusahaan yang Dapat Mendorong Perubahan

Sektor pulp dan kertas di Indonesia didominasi oleh sejumlah aktor korporat yang besar dan berpengaruh. Para aktor yang terintegrasi secara vertikal ini mengoperasikan tanaman industri, pengolahan pulp, dan pabrik kertas. Mereka juga punya pengaruh penting terhadap pemasoknya. Di saat yang sama, sebagian pemilik tanaman industri beroperasi di pasar di luar sektor pulp dan kertas. Aidenvironment meneliti dan memonitor serangkaian perusahaan paling berpengaruh yang mempunyai kendali untuk melakukan perubahan, dan/atau mereka yang terutama memiliki risiko berkelanjutan yang menonjol.

Proyek Kami

Aidenvironment telah memulai sebuah proyek untuk mendorong transformasi sektor pulp dan kertas dengan:

  1. 1) membuat transparansi deforestasi, kepemilikan korporasi, dan hubungan rantai pasok yang nyaris waktu-nyata;
    2) memperkenalkan konsep risiko bisnis untuk meningkatkan strategi pelibatan (engagement) kepada pemangku kepentingan yang berpengaruh;
    3) menyerukan implementasi kebijakan NDPE antar-komoditas kepada pedagang kelapa sawit; dan
    4) membangun strategi berpengaruh dengan menargetkan perusahaan-perusahaan kunci di sektor pulp dan kertas.

Mendaftarlah untuk buletin Pulp and Paper Aidenvironment

Mendaftarlah untuk buletin Pulp and Paper Aidenvironment

Publikasi

Kabar Terbaru

Panggilan untuk Kemitraan

Silakan hubungi kami apabila Anda tertarik untuk:

  • bertukar pengetahuan dan data sektor pulp dan kertas
  • terlibat dalam kegiatan pelibatan (engagement) degan perusahaan-perusahaan pulp dan kertas
  • meningkatkan kesadaran mengenai deforestasi dan dampak lingkungan akibat produksi pulp dan kertas
  • mencari jalan lain untuk mempercepat perubahan berkelanjutan pada sektor pulp dan kertas

Email kami

Ketahui lebih banyak tentang kegiatan kami

Kontak ahli Chris Wiggs